Tentang Kami

Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (BAAKK) adalah unsur pelaksana dibidang administrasi akademik, kemahasiswaan, dan kerjasama yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Rektor, sedangkan pembinaannya berada di bawah Pembantu Rektor I, Pembantu Rektor III,dan Pembantu Rektor IV. BAAKK mempunyai fungsi : pelaksanaan administrasi akademik, pelaksanaan administrasi kemahasiswaan; dan pelaksanaan administrasi kerjasama.

Visi dan Misi BAAKK

Berdasarkan Visi ISI Denpasar telah ditetapkan Visi BAAKK terwujudnya administrasi akademik, kemahasiswaan, dan kerjasama yang efektif, efisien, dan akuntabel. Disinyalir saat ini kinerja di lingkungan BAAKK relatif masih rendah, bahkan menjadi issue dikalangan akademisi belum sepenuhnya bisa memenuhi harapan ketika melaksanakan tugas pokok, fungsi, kewenangan, dan tanggung jawab (tupoksiwab). Banyak masalah atau faktor yang menjadi penyebabnya, bisa berasal dari lingkungan eksternal dan bisa pula berasal dari lingkungan internal BAAKK. Untuk itu perlu disusun program dan kegiatan BAAKK yang dirumuskan dalam rencana strategis berdasarkan visi dan misi ISI Denpasar.

Misi BAAKK yang dirumuskan sebagai berikut :

a. meningkatkan pelayanan administrasi pendidikan dan pengajaran yang akuntabel;

b. meningkatkan  pelayanan administrasi kemahasiswaan yang cepat dan tepat;

c. mengembangkan dan membina jaringan kerjasama  yang efektiv menggunakan sumber-sumber organisasi yang dimiliki.

Hasil analisis stratejik di lingkungan BAAKK tahun 2005-2010 telah ditetapkan tujuan berdasarkan hasil urutan Asumsi Strategi Pilihan  (ASAP) sebanyak  16 (enam belas) diambil sebanyak 4 (empat)  yang memperoleh  skor tertinggi ditetapkan sebagai Faktor Kunci Keberhasilan, sebagai berikut.

a.      Meningkatkan pelayanan administrasi proses pembelajaran  yang handal dan valid untuk mendukung pengambilan keputusan dalam proses pembelajaran.

Untuk meningkatkan pelayanan administrasi akademik (pendidikan dan pengajaran) secara berkesinambungan dengan memantapkan prisip-prinsip manajemen dalam rangka mewujudkan peningkatan layan administrasi  di tingkat institut dan program studi. Meningkatnya layanan administrasi akan memberikan dampak untuk untuk mempersiapkan evaluasi internal dan eksternal dalam mendukung menata  peningkatan akuntabilitas program studi dalam rangka akreditasi program studi,  yang bertujuan terutama untuk menilai dan memberikan jaminan mutu perguruan tinggi (quality assessment and assurance), Penataan peningkatan layanan administrasi akademik ditujukan untuk peningkatan relevansi pendidikan agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan.

b.   Meningkatkan  sistem informasi manajemen (SIM)  akademik dalam    software aplikasi akademik untuk mendukung layanan administrasi yang efektif, efisien dan akuntabel.

Dalam rangka menyongsong era teknologi informasi dirasakan begitu cepat perubahannya terutama dalam pertumbuhan dan perkembangan mengharuskan tersedianya dukungan sumber daya yang memadai. Sehubungan dengan itu, berbagai upaya penataan dan pengembangan sistem informasi manejeman perlu dilakukan dengan mengembangan SIM akademik yang efektif dan efisien dengan memanfaatkan kecukupan dan kesesuaian sumber daya, sarana dan prasarana pendukung.

SIM akademik yang dikembangkan untuk penyediaan jasa layanan secara elektronis yang terintegrasi dan terkoordinasi. Civitas akademika dan stakeholder lain yang terkait akan dengan mudah mengakses informasi secara online dan memperoleh layanan yang cepat dengan media elektronis. Hal ini akan mampu menggerakkan produktivitas kerja pada semua bidang karena sistem feedback elektronis akan menjadi informasi sangat mudah untuk diketahui. Oleh karena itu kualitas pengambilan keputusan menjadi lebih baik. Mampu memanfaatkan teknologi informasi dan telekomunikasi untuk memperbesar kapasitas organisasi.

SIM akademik yang  akurat dan mendapatkan data dan informasi dengan mudah dan cepat maka administrasi akademik akan selalu siap dengan data dan informasi yang selalu dimutakhirkan, apabila diminta atau dituntut oleh pihak-pihak yang membutuhkannya. Oleh karena itu SIM akademik seyogianya dilakukan secara berkala untuk memperbaharui atau memutakhirkan data dan informasi.

c.    Meningkatkan kegiatan dan kesejahtraan mahasiswa untuk mewujudkan dinamika kampus yang kondusif

Selama ini bidang kemahasiswaan masih kurang memperhatikan pentingnya aspek administrasi sebagai suatu sarana penunjang keberhasilan  program-program kemahasiswaan. Sejalan dengan semakin meningkatnya isi program dan pertambahan populasi  mahasiswa, administrasi kemahasiswaan perlu diatur sebaik-baiknya dan dimantapkan sehingga merupakan sarana penunjang pencapaian tujuan di bidang kemahasiswaan, yang berarti pula menunjang keberhasilan sistem pendidikan tinggi.

Upaya peningkatan mutu pembinaan mahasiswa dilakukan dengan memprioritaskan program-program pengembangan beasiswa dan kegiatan kemahasiswaan dengan sasaran antara lain.

1)            Meningkatkan ketahanan kampus yang memungkinkan terlaksananya proses pembelajaran dengan baik.

2)            Meningkatkan kegiatan ilmiah ekstrakurikuler mahasiswa secara langsung maupun tidak langsung dalam meningkatkan mutu pendidikan.

3)            Meningkatkan kegiatan ekstrakurikuler lainnya dalam bidang minat dan kegemaran, kesejahtraan, pengabdian kepada masyarakat yang bersifat kegiatan pendidikan yang melengkapi kurikuler dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. Berdasarkan pilihan terdapat 3 ( tiga ) besaran program pembinaan yaitu : penalaran, minat dan kegemaran, serta kesejahtraan.

d. Meningkatkan peran ISI Denpasar  dalam kerjasama  tridharma agar mampu menjawab tantangan dan daya saing bangsa dalam persaingan global

Didorong dengan tuntutan ISI Depasar menjadi salah satu perguruan tinggi seni  go internasional dan tanggap terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi  secara tidak langsung  ISI Denpasar harus menjalin kerjasama dengan pihak lain baik di dalam dan di luar negeri, serta upaya ISI Denpasar memobilisasi sumber daya dari masyarakat untuk mendukung penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi ISI Denpasar.

Kegiatan kerjasama  dapat dilakukan dibidang tridharma perguruan tinggi dalam  bentuk : pertukaran dosen; pemanfaatan bersama smber daya; penelitian ilmiah; pemagangan dan/atau pelatihan; penerbitan bersama karya ilmiah, seminar, serta kegiatan lainnya yang dianggap perlu. Dalam pelaksanaannya kegiatan kerjasama akan melibatkan berbagai instansi dan berbagai kepentingan akademis, sehingga diperlukan tertib administrasi agar mekanisme kegiatan kerjasama meliputi tahap pengusulan, penjajagan, pengesahan, pelaksanaan,  monitoring  dan evaluasi efisien dan efektif.